Mengidentifikasi fosil adalah keterampilan yang bisa dipelajari siapa saja. Sebagian besar fosil yang ditemukan orang adalah makhluk laut umum — cangkang, karang, dan sesekali gigi — dan begitu kamu tahu apa yang dicari, mereka mulai muncul di mana-mana. Berikut metode sederhananya, plus cara mengonfirmasi temuanmu seketika.
Langkah 1 — Cari struktur biologis
Petunjuk terbaik adalah struktur teratur yang tidak dimiliki batu:
- Simetri — dua paruh yang cocok, seperti kerang atau daun.
- Pola berulang — tulang rusuk, segmen, ruang, atau punggungan.
- Bentuk yang dapat dikenali — spiral (amonit), kerucut (karang tanduk), gigi, atau tulang.
- Tekstur yang menonjol dari batu di sekelilingnya (matriksnya).
Jika suatu bentuk tampak terlalu disengaja untuk kebetulan, kemungkinan besar kamu memegang fosil.
Langkah 2 — Periksa batu tempatnya berada
Fosil terbentuk hampir secara eksklusif di batuan sedimen — batu kapur, serpih, batu pasir, dan batu lumpur — karena ini terbentuk dalam lapisan lembut yang dapat mengawetkan kehidupan. Kamu jarang menemukan fosil di batuan beku (granit, basalt) atau batuan yang sangat termetamorfkan. Menemukan spesimenmu di tebing batu kapur atau lereng serpih adalah petunjuk kuat. Tidak yakin dengan jenis batunya? Lihat pengidentifikasi batu.
Langkah 3 — Konfirmasikan dengan foto
Begitu kamu mencurigai fosil, konfirmasikan dalam hitungan detik:
Foto sisi berdetail dengan cahaya samping menyerempet untuk memunculkan strukturnya.
Ketuk Identifikasi. Aplikasi menelaah morfologi, menelusuri sutura dan ornamentasi, dan membandingkannya dengan koleksi rujukan.
Baca putusannya. Ia memberitahumu apakah itu fosil, menamai spesiesnya, dan memberikan usia geologinya.
Konfirmasikan fosilmu sekarang
Selesaikan "fosil atau batu?" dan cari tahu usianya — gratis di iPhone dan iPad.
Unduh gratisBerapa usia fosil saya?
Usia berasal dari spesies dan lapisan batu. Begitu aplikasi mengidentifikasi fosilmu, rentang geologinya mempersempit zamannya — amonit adalah Mesozoikum, trilobit adalah Paleozoikum, karang tanduk membentang dari Ordovisium ke Perm (kira-kira 250–490 juta tahun lalu). Kamu benar-benar memegang waktu purba.
Fosil umum dan kembarannya
- Amonit vs. batu berbentuk amonit — yang asli menunjukkan dinding dalam berruang (sutura).
- Gigi hiu vs. kerikil hitam — gigi memiliki mahkota enamel mengilap dan akar yang jelas.
- Brakiopoda vs. batu polos — cari kedua paruh cangkang berpasangan dan bertulang rusuk.
- Batang krinoid vs. manik-manik — cakram mirip kancing yang bertumpuk dalam kolom.
Di mana mencari fosil
Pantai dengan tebing yang tererosi, galian jalan, timbunan sisa tambang, tepi sungai, dan ladang berbatu adalah lokasi perburuan kelas satu. Selalu kumpulkan dengan bertanggung jawab, patuhi aturan setempat, dan jangan pernah menggali tebing yang tidak stabil.
Pertanyaan yang sering diajukan
Bagaimana saya tahu secara gratis apakah suatu batu adalah fosil?
Gunakan petunjuk struktur dan jenis batu di atas, lalu konfirmasikan dengan pemindaian foto gratis di aplikasi.
Apa fosil yang paling umum ditemukan?
Cangkang laut — brakiopoda, kerang, dan amonit — dan karang memuncaki daftar di sebagian besar wilayah. Lihat pengidentifikasi fosil untuk daftar lengkapnya.